Category Archive: Islam Kontemporer

Feb 02

Kewajiban Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Memasuki tahun 2015, kita menyadari bahwa umur kita telah bertambah satu tahun sekaligus berkurang satu tahun dalam kesempatan beramal. Demikian juga pertanggungjawaban kita yang semakin besar. Pada akhir tahun atau awal tahun biasanya kita pergunakan neraca tahunan terhadap amal perbuatan kita selama setahun silam untuk mengetahui untung ruginya. Jika di dalamnya terdapat laba, maka kita …

Continue reading »

Mar 14

Empat Konsep Kehidupan Masyarakat

Konsep kehidupan masyarakat yang bagaimanakah yang paling baik di dunia ini? Apakah konsep sosialisme ataukah konsep kapitalisme? Dua-duanya sudah dicoba. Pertanyaan terakhir, adakah Al Qur’an sebagai pedoman hidup manusia (umat Islam) mampu menjawab tantangan ini? Di dalam surat Al Balad yang disebut dengan surat tentang negara, Al Quran mengatakan ada empat konsep kehidupan masyarakat. Apabila …

Continue reading »

Feb 21

Persaudaraan Dalam Islam

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan …

Continue reading »

Jan 17

Pemimpin “Jujur” Belum Cukup bagi Indonesia 2014

“Sesungguhnya yang halal dan yang haram itu jelas. Dan di antara keduanya banyak hal-hal syubhat yang kebanyakan orang tidak mengetahuinya. Barangsiapa yang menjaga diri dari hal-hal yang syubhat maka ia telah membersihkan agama dan kehormatannya.” ( HR. al-Bukhari, kitab al-Iman, no. 52, dan Muslim, kitab al-Musaqah, no. 1599 dan 107) Jika diizinkan untuk berteori; Indonesia …

Continue reading »

Nov 22

Mencari “Pengalaman” Keagamaan

      Para filsuf Barat seperti Michael Peterson, mengartikan bahwa pengalaman keagamaan (religious experience) adalah proses bertemunya sesesorang dengan sesuatu yang bersifat metafisikal (Tuhan dan atau manifestasi-Nya) atau dimaknai sebagai sensasi memperoleh wahyu. Mereka yang memperoleh pengalaman keagamaan selalu dalam kondisi “sakau” sehingga setelah sadar, mereka akan kembali kepada kaumnya untuk mengabarkan hasil dari …

Continue reading »

Older posts «