Category: Oase Iman

Dec 18

Membangun Jiwa untuk Menangkal Sifat-Sifat Duniawi

Membangun jiwa pada hakekatnya adalah prioritas yang semestinya kita dahulukan daripada membangun raga atau badan kita. Wage Rudolf Soepratman dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya mengatakan : bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya. Dalam sudut pandang yang lain, terdapat lima prinsip pencanangan syariat islamiyah yang biasa disebut dengan “maqoshid al-syariah al khams” yaitu memelihara dan …

Continue reading »

Dec 04

Hati – Hatilah dengan Dunia

Rasulullah saw dalam salah satu khutbah yang panjang yang dimuat dalam kitab Khuthaburrasul dan kitab Mukhtarul Ahadits beliau bersabda; “ Amma ba’du ; Sesungguhnya dunia ini hijau dan manis, dan sesungguhnya Allah menjadikan kamu sekalian pengelolanya, maka Allah selalu melihat bagaimana kamu sekalian bekerja. Jaga dan hati-hatilah dengan dunia, jaga dan hati-hatilah dengan wanita, karena …

Continue reading »

Nov 13

Tunaikan Kewajiban Kita Kepada Orang Tua

Para pembaca yang budiman dimanapun anda berada, ketahuilah, bahwa kewajiban paling besar yang harus ditunaikan oleh seorang hamba setelah kewajibannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya adalah kewajiban dalam memenuhi hak orangtua. Hal ini sebagaimana dalam firman Allah Subhana wa Ta’ala, “Beribadahlah kalian kepada Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah …

Continue reading »

Oct 30

Meneladani Pemberi Kasih Yang Maha Kasih

Telah mafhum di kalangan ahli tafsir, kata ar-rahman dipahami sebagai pemberian cinta kasih-Nya secara universal tanpa pandang bulu. Kulit hitam, putih, sawo matang, orang kaya, miskin, sederhana, jahat, baik, umat Muslim, Kristen, Yahudi, Hindu, Budha, ateis, atau yang lainnya sama-sama terkena curah kasih-Nya. Tapi kata mereka (ahli tafsir) itu semua hanya dapat dirasakan pada saat …

Continue reading »

Oct 23

Musibah Menelusuri Kehidupan, Menyelusupi Banyak Masalah

Perlu dicatat dan dimengerti bahwa tidak ada seorangpun dari kita sebagai hamba Allah yang tidak menerima musibah. Ada yang menyampaikan bahwa mungkin musibah itu diatur Allah agar kita menjadi pandai dan memahami hidup beragama. Oleh karena itu, Allah berfirman dalam surat Ath Thalaq, yaitu bahwa syarat paling pokok untuk pendekatan musibah-musibah itu ialah beriman kepada …

Continue reading »