Menikah itu niatkan IBADAH dan MENYEMPURNAKAN SEPARUH AGAMA
maka, jalan menuju gerbang pernikahan harus terjaga dari perkara-perkara yg menodai kesuciannya
Tempuhlah jalan setapak menuju mahligai pernikahan sesuai syariat-Nya
Ta’aruf –> Khitbah –> Nikah
Walau pada prakteknya, banyak ditemukan oknum yang mengaku sedang menjalani ta’aruf tapi tak ubahnya seperti dua sejoli yang di mabuk asmara. Bercinta kasih, memanggil mesra, berikhtilat (berdua-duaan), saling memperhatikan, dll
Astagfirullah, jangan pernah mengatasnamakan ta’aruf jika pada prakteknya tak jauh beda dengan mereka yang pacaran! Ta’aruf berbeda sekali dengan pacaran. Libatkan orang tua atau ustadz sebagai murrabi dalam proses ta’aruf.
Tak ada apel malam
Tak ada sapaan mesra
Tak ada perhatian yang berlebihan walaupun membangun untuk tahajud sekalipun! Belum boleh!!!
Bangun sendiri aja deh, alarm hape kan bisa tuh!
Cukup perkenalkan diri sendiri, terangkan maksud dari sebuah pernikahan, terangkan visi dan misi menikah.