Menggapai Rahmat Allah Melalui Silaturahim

Salah satu syarat agar shaum dan shalat kita diterima Allah maka di antara kita harus saling maaf memaafkan. Dengan silaturahim, kita dapat saling memaafkan, mengasihi dan menyayangi.

Di antara yang diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya kepada kita adalah akhlak menjalin hubungan, terutama dengan sanak famili. Silaturahim menempati tempat yang penting di dalam ajaran dan dakwah yang dibawa baginda Rasulullah Saw, dan merupakan petunjuk Allah Swt di dalam Al-Qur’an. Terdapat sebuah ancaman dan janji yang hebat bagi orang yang mengabaikan akhlak silaturahmim yang mulia ini dengan ancaman Laknat dari Allah dan ia akan dibutakan. Allah berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya:
“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa, kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah dan ditulikannya telinga mereka dan dibutakannya penglihatan mereka”. (Q.S. Muhamad [47]: 22-23).

Marilah kita jaga dan pelihara silaturahim ini dengan sebaik-baiknya. Meskipun dalam keluarga kita ada masalah antara anak dengan anak, antara istri dengan suami, antara kakak dengan adik, antara orang tua dengan anak tidak ada alasan bagi seorang mukmin setelah mengetahui firman Allah tersebut untuk memutus silaturahim tali persaudaraan. Karena hal itu hanyalah tipuan iblis laknat Allah yang menghalang-halangi seorang mukmin dari Rahmat Allah Swt. Di dalam hadits di jelaskan : “Sesungguhnya rahim (hubungan keluarga) bergantung di tiang-tiang Arsy dan berkata, ‘wahai Tuhan, ini adalah tempat orang yang berlindung kepadamu dari memutus tali persaudaraan’. Allah menjawab, ‘Apakah tidak membuat dirimu rela, sesungguhnya orang yang menyambung denganmu maka Aku menyambung dengannya, dan yang memutusmu maka Aku putus hubungan dengannya, engkau rahim dan Aku Rahman, Aku mengambil untukmu nama dari nama-Ku (H.R. Al-Bukhari).

Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya :“Dan orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa yang Allah perintahkan untuk disambung serta membuat kerusakan di muka bumi, mereka mendapat Laknat dan tempat tinggal yang buruk/neraka. (Q.S. Al-Ra’d [13]: 25).

Setiap mukmin berharap agar amal ibadahnya selama hidupnya diterima Allah Swt. Kita sering berdo’a baik setelah shalat atau dalam berbagai acara baik di rumah maupun di kantor agar memperoleh Ridho dari Allah. Namun itu semua akan sia-sia dan amal kita tidak akan diterima Allah, manakala kita memutuskan tali persaudaraan / silaturahmi.

Rasulullah bersabda : “Amal perbuatan diperlihatkan kepada Allah setiap hari senin dan kamis. Maka Allah tidak menerima amal orang yang memutus hubungan persaudaraan” (H.R. Ath-Thabrani,  As-Suyuthi).

Sekiranya ada di antara saudara kita yang memutuskan silaturahim dengan kita, maka kita harus tetap memelihara dan menyambung tali persaudaraan. Apabila saudara kita berbuat tidak baik pada kita, kita harus tetap berbuat baik pada mereka. Nabi bersabda :“Seorang yang menyambung tali persaudaraan bukanlah yang menyambung pada orang yang menyambung persaudaraan dengannya, akan tetapi orang yang menyambung persaudaraan adalah orang yang apabila diputus tali  persaudaraannya tetap menyambungnya” (H.R. Bukhari).

Setiap orang mendambakan kesempurnaan dan keindahan. Salah satu unsur pembentuk kesempurnaan dan keindahan dalam hidup adalah menyambung persaudaraan dengan orang yang memutus persaudaraan dengan kita. Akhlak ini termasuk akhlak nubuwah dimana Rasulullah Saw pernah bersabda tentang masalah ini. “Tuhanku memerintahkanku Sembilan perkara : (1) ikhlas di saat sendirian dan di keramaian, (2) tetap adil dalam keadaan ridha atau pun saat marah, (3) sederhana di saat kaya dan miskin, (4) memaafkan orang yang menzhalimiku, (5) menyambung orang yang memutus tali persaudaraan denganku, (6) memberi orang yang tidak mau memberiku, dan  (7) agar diamku adalah berpikir (8) Bicaraku dzikir dan (9) pandanganku ibadah (pelajaran)”. (H.R. Ibnu Al-Athsir).

Oleh:  Prof. Dr.  A. Juntika Nurihsan, M.Pd

ankara escort
çankaya escort
ankara escort
çankaya escort
ankara rus escort
çankaya escort
istanbul rus escort
eryaman escort
ankara escort
kızılay escort
istanbul escort
ankara escort
istanbul rus Escort
atasehir Escort
beylikduzu Escort

1 ping

  1. […] Menggapai Rahmat Allah Melalui Silaturahim […]

Leave a Reply

Your email address will not be published.